Caramu (Tak) Menatapku

Sumber: freepik.com
Masih teringat jelas bagaimana kau memperlakukanku pun caramu yang tak pernah menatapku lekat nan dalam tapi sendu. Kau tak berani menatapku ... alasanmu karena kau malu. Tak terbiasa. Namun, yang aku tangkap adalah kau menyimpan sejuta rahasia yang tak ingin kutahu. Tatapmu tulus tapi sayangnya bercampur-campur, abu-abu. Tatap matamu tak bernyawa, lusuh, namun tak bisu. Walau kau coba meramu sejuta asa yang berpeluh rindu dan kau tiupkan ke dahiku, aku tahu itu palsu. Sepalsu tatapan matamu yang tak menatapku. Kini, aku coba melangkah menjauhimu. Mencoba ikhlas membiarkan cinta tulus hijrah kepada tempat yang seharusnya berlabuh. Bukan kau. Ya, bukan kau tempat cintaku berlabuh dan beradu kasih nan merindu. Semoga hijrah cinta ini kelak kan bertemu dengan yang benar-benar menatapku, beradu, dan menjamuku dengan debur kasih yang tak semu. Tidak sesemu tatapanmu padaku.

*inspired by a film

Comments

Popular

Hujan Turun dari Bawah: Puisi yang Hidup nan Berwarna

Bukit Sulap dan Hikayat Putri yang Hilang

AKU (TAK) MEMILIH

Asiknya Mandi di Air Terjun Sando, Lubuklinggau, Sumatera Selatan