Mengapa Suara Asisten Digital Menggunakan Suara Perempuan? Inilah 7 Alasan Tersebut!

Kamu sering menggunakan google asisten, siri, atau operator provider, atau call center dari perusahaan? Jika iya. Maka apa yang ada dibenakmu pertama kali jika memikirkan hal tersebut? Salah satu jawabannya adalah perempuan!
Ya, kebanyakan suara asisten digital menggunakan suara perempuan. Namun mengapa demikian? Kenapa tidak menggunakan suara pria? Atau seorang kementator bola? Atau seorang komentator balapan motor/mobil? Mengapa tidak menggunakan suara mereka yang jauh lebih bersemangat dan menggelegar?
Berikut jawaban dari pertanyaan di atas beserta 7 alasannya:
1. Karena kebanyakan asisten dan sekretaris adalah perempuan.

Referensi pihak ketiga
Karena kebanyakan pekerjaan seorang asisten dan sekretaris didominasi oleh perempuan, maka terkadang pola pikir kita pun terbentuk demikian. Salah satu pekerjaan seorang asisten atau sekretaris adalah mengingatkan atasannya mengenai jadwal, memberikan informasi, dan beberapa hal lainnya yang dapat membantu kerja. Oleh karena itu asisten suara dari perangkat digital pun menggunakan suara perempuan. Beberapa fungsinya adalah sebagai pengingat, memberikan informasi, ataupun hanya sebagai suara notifikasi.
2. Mempunyai suara yang enak didengar.

Referensi pihak ketiga
Manusia yang kadang membuat kita nyaman adalah ibu. Terkadang, hanya mendengar suaranya pun membuat kita tenang dan nyaman. Malah, suaranya itulah yang terkadang membuat kita rindu tak terkira. Salah satu alasannya adalah suara ibu (atau seorang perempuan) enak didengar.
3. Tentang kepuasan

Referensi pihak ketiga
Sisi lembut seorang perempuan pun tergambar dari suaranya. Seorang perempuan memang memiliki tingkat kepedulian yang tinggi serta sensitivitas yang lebih dibanding dengan seorang pria. Terkadang beberapa orang lebih memilih mendengar suara perempuan karena alam bawah sadar mereka sudah ter-setting dengan hal demikian. Dan mereka lebih puas dengan suara perempuan.
4. Terbiasa dengan suara perempuan yang tanpa wujud

Referensi pihak ketiga
Mayoritas suara asisten digital adalah suara perempuan, maka kebanyakan orang pun sudah terbiasa dengan hal tersebut. Jadi, jika ditanya mengenai suara asisten pada perangkat digital maka yang terlintas dipikiran adalah seorang perempuan. Dan mereka pun tak tahu wujud dari perempuan tersebut. Yang mereka tahu hanyalah suaranya saja. Yang penting enak didengar.
5. Daya tarik suara perempuan

Referensi pihak ketiga
Daya tarik suara perempuan memang memiliki alasan tersendiri yang sulit untuk dijelaskan lebih detail. Seorang pria pasti lebih nyaman mendengarkan suara perempuan. Malah kebanyakan perempuan pun juga lebih memilih mendengar suara perempuan sebagai pengingat karena daya tarik suara yang lembut.
6. Karena suara pria terkadang terkesan menyeramkan

Referensi pihak ketiga
Suara pria yang kebanyakan lebih berat kadang terkesan menyeramkan. Oleh karena itu suara wanitalah yang dipilih.
7. Pria bukanlah asisten yang baik

Referensi pihak ketiga
Beberapa review teknologi menjelaskan bahwa seorang pria bukanlah asisten yang baik. Perihal suara asisten digital pun juga demikian. Beberapa percobaan mengungkapkan bahwa ketika membuat suara asisten seorang pria malah akan membuat suatu versi yang berbeda dari yang diharapkan dan sulit untuk diatur. Berbeda dengan suara aisten perempuan yang lebih mudah untuk masuk dengan suara yang diinginkan oleh produser. Salah satu teknologi yang telah mencobanya adalah Watson (salah satu teknologi besutan IBM).

Referensi dari situs Grunge.com/136184/this-is-why-voice-assistants-are-all-female/

Popular

13 Jenis Headline yang Mematikan dalam Copywriting

Asiknya Mandi di Air Terjun Sando, Lubuklinggau, Sumatera Selatan

Bukit Sulap dan Hikayat Putri yang Hilang