Kamu Tak Akan Percaya! Jembatan Kuno Nomor 2 Ini Terbuat Dari Alam dan Masih Digunakan

Suatu jembatan digunakan untuk menghubungkan satu wilayah ke wilayah lainnya atau sebagai media penyebrangan. Ada banyak jenis jembatan yang dibuat didunia ini. Salah satunya jembatan yang terbuat dari ala mini merupakan salah satu jembatan kuno pada nomor 2. Simak fakta sejarahnya di sini.
1. Jembatan Shaharah

Referensi pihak ketiga
Salah satu jembatan yang benar-benar menakutkan adalah Jembatan Shaharah di Yaman. Shaharah dibangun pada abad ke-17, bisa dikatakan jembatan ini lumayan tua.
Shaharah memiliki panjang 65 kaki dan orang-orang masih menggunakannya hari ini. Jembatan ini mungkin bisa menjadi salah satu tempat wisata, namun kamu tetap perlu hati-hati ketika melintasinya.
2. Jembatan Akar Ummunoi

Referensi pihak ketiga
Jembatan Akar Ummunoi adalah salah satu dari banyak jembatan serupa yang dibangun di India timur laut pada beberapa ratus tahun yang lalu, menurut Atlas Obscura. Para jenius kuno ini hanya menggunakan akar pohon dan merawatnya sampai mereka membentuk jembatan yang sangat kuat dan hidup di atas banyak sungai yang merambah wilayah tersebut.
Jembatan ini terbuat dari akar pohon karet India yang memiliki beberapa karakteristik penting. Pertama, ia memiliki sistem akar sangat kuat yang cocok untuk dapat menopang beban yang berat. Kedua, ia memiliki akar sekunder yang tumbuh lebih tinggi dari permukaan tanah. Tidak ada yang tahu persis berapa usia jembatan akar tersaebut. Beberapa perkiraan mengatakan umurnya sekitar 500 tahun. Jembatan Ummunoi memiliki panjang sekitar 56 kaki.
3. Jembatan Sungai Guadiana

Referensi pihak ketiga
Pada abad pertama SM, setelah mendirikan koloni di Augusta Emerita (sekarang bernama Merida, di negara Spanyol) mereka membutuhkan jembatan untuk menyeberangi sebuah sungai.
Menurut Roamin 'The Empire, Jembatan Sungai Guadiana memiliki panjang hampir 2.600 kaki. Ini merupakan salah satu jembatan Romawi terpanjang yang ada di dunia. Seperti banyak jembatan kuno, Jembatan Sungai Guadiana telah diperbaiki dan dibangun kembali beberapa kali.
4. Jembatan Anji

Referensi pihak ketiga
China memiliki beberapa jembatan batu tua, Jembatan Anji merupakan jembatan tertua di Kabupaten Zhao. Jembatan ini telah membuat orang terkesan selama berabad-abad. Li Chun menyelesaikan Anji pada 605 selama Dinasti Sui, dan jembatan itu masih digunakan sampai sekarang.
Menurut American Society of Civil Engineers, Anji adalah jembatan tertua di China dan jembatan lengkung terbuka tertua di dunia. Jembatan ini memiliki panjang 123 kaki dari Sungai Jiaohe dan sekitar 24 meter di atas air.
5. Jembatan Qiancheng

Referensi pihak ketiga
Jembatan ini tidak setua jembatan batu, tetapi setiap struktur kayu yang dapat bertahan selama berabad-abad ini patut mendapatkan nilai lebih daripada jembatan lainnya.
Jembatan Qiancheng dibangun di Tiongkok selama Dinasti Song, antara 1127 dan 1279 AD. Yang benar-benar luar biasa tentang mereka adalah mereka dibangun tanpa paku.
6. Jembatan Alcantara Caius Julius Lacer

Referensi pihak ketiga
Di tengah jembatan ini ada plakat marmer bertuliskan Pontem perpetui mansurum di saecula, yang berarti Saya telah membangun jembatan yang akan bertahan selamanya. Kedengarannya seperti sebuah bualan kosong, tetapi jembatan ini benar-benar bertahan hampir 2.000 tahun. Jembatan Alcantara Caius Julius Lacer (Puente Trajan di Alcantara) tidak hanya masih berdiri, tetapi juga digunakan oleh kendaraan bermotor. Menurut data, jembatan yang melintasi Sungai Tagus di Alcantara, Spanyol, selesai pada 106 A.D., membentang sekitar 630 kaki, dan tingginya sekitar 230 kaki.
Pada tahun 1214 salah satu lengkungan dihancurkan oleh bangsa Moor dalam sebuah pertempuran kecil. Kemudian pada 1760, Spanyol sendiri menghancurkan salah satu lengkungan dengan harapan bahwa itu akan mencegah invasi Portugis. Jembatan itu belum sepenuhnya pulih sampai 1890.

Referensi dari Grunge.com/128851/ancient-bridges-still-in-use-today/

Popular

LOMBA MENULIS CERITA PENDEK HARI PAHLAWAN PRESENT by BELIGAT UPDATE.COM & JOLORO 72 STORE

Asiknya Mandi di Air Terjun Sando, Lubuklinggau, Sumatera Selatan

Lidah Mertua: Kumpulan Puisi yang Sangat Menggugah Hati

Kamu Adalah Pemenang Jika Berhasil Menghatamkan Sang Pemenang Berdiri Sendiri (Review Novel Karya Paulo Coelho)

13 Jenis Headline yang Mematikan dalam Copywriting