5 Kelakuan Aneh Penulis Terkenal Dunia! Penulis Nomor 2 Bahkan Paling Sadis

Menulis memang membutuhkan suatu pemikiran khusus yang terkadang butuh merenung untuk menghasilkan karya yang berbeda dan luar biasa. Keperluan menulis bagi seorang penulis pun berbeda-beda. Ada yang menulis karena uang, ada juga yang menulis karena memang hobi dari penulis tersebut.
Seorang penulis kadang-kadang menulis suatu karya harus berhadapan dengan sifat jelek mereka, entah itu mood yang jelek, rasa bosan, bahkan tak munculnya ide untuk berkarya. Pada dasarnya, penulis juga manusia, hanya saja terkadang cara berpikir mereka yang terkadang berbeda dengan manusia normal. Berikut beberapa penulis terkenal yang mempunyai sifat cukup aneh.
  1. Bram Stoker

Referensi pihak ketiga
Bram Stoker adalah ayah dari vampir modern, dan dia terkenal dengan kisah Dracula yang ia buat. Dia juga seorang ahli teori konspirasi besar, dan dia benar-benar yakin bahwa ratu Inggris yang paling terkenal adalah penipu ulung.
Stoker mengutarakan bahwa Elizabeth sebenarnya telah meninggal di masa kecil. Ketika pengasuhnya mengetahui bahwa Elizabeth kecil telah meninggal, dia memutuskan untuk tidak memberitahukan hal tersebut kepada ayah Elizabeth. Dia berpikir bahwa tindakan yang terbaik adalah menggantikannya dengan seorang anak baru. Ia menemukan satu-satunya anak yang cukup tepat di sekitarnya: seorang anak laki-laki.
Henry adalah orang yang sibuk, begitupun untuk melirik anaknya. Stoker benar-benar mempercayai itu, keyakinan dibentengi oleh desas-desus bahwa tubuh sang putri muda sebenarnya telah ditemukan beberapa waktu di abad ke-19, dan kemudian dimakamkan. Rumor tersebut masih beredar hingga hari ini. Jadi terima kasih, Tuan Stoker, karena cemas tentang apa yang ada di balik gaun itu.
2. The Marquis de Sade

Referensi pihak ketiga
Semua orang pasti tahu tentang Marquis de Sade, penulis yang terkenal dengan judul bukunya 50 Shades of Grey. Sade sangat kontroversial sehingga keluarganya mengubur keberadaannya sampai tahun 1940-an dan Perancis melarang karyanya hingga tahun 1957.
Ketika para peneliti mulai menggali kehidupannya, mereka menemukan beberapa insiden yang cukup mengejutkan dan dapat menjelaskan orang macam apa dia sebenarnya. Menurut Smithsonian, Sade meninggal di rumah sakit pada tahun 1814, dan apa yang menyebabkan pemenjaraannya. Para sejarawan mengemukakan bahwa insiden pertama yang ditemukan adalah satu pada 1763, ketika ia memenjarakan seorang pelacur dan menginjak sebuah salib sambil meneriakkan beragam hujatan dan mencambuknya. Pada 1768, dia melakukan cambukan kepada seorang wanita yang disiram dengan lilin panas lalu membayar untuk diam.
Yang paling aneh terjadi di Lacoste, di mana dia, stafnya, dan istrinya memenjarakan lima wanita dan satu pria untuk memerankan semua khayalannya yang paling bejat. Yang paling aneh adalah hubungannya dengan istri itu, namanya Pelagie.
3. Agatha Christie

Referensi pihak ketiga
Agatha Christie menulis beberapa novel misteri terbaik dalam sastra, dan salah satu karyanya adalah Hercule Poirot. Dia sering melakukan brainstorming sambil makan apel di bak mandi.
Menurut History Extra, saat itu tanggal 3 Desember ketika dia terbangun, kemudian mencium putrinya dan mengucapkan selamat malam, lalu ia pergi. Agatha Christie kemudian menghilang. Ratusan orang, termasuk lebih dari seribu petugas polisi dikirim untuk menemukannya.
Ada banyak rumor yang beredar mengenai hilangnya penulis ini. Tetapi 11 hari kemudian, dia ditemukan di Harrogate. Dia mengaku tidak ingat apa-apa, tetapi para penyidik ​​mencurigainya karena amnesia. Dia sudah check in ke hotel menggunakan nama suaminya. Setelah kejadian itu, dia tidak pernah berbicara tentang insiden tersebut tetapi segera menceraikan suaminya.
4. Ray Bradbury

Referensi pihak ketiga
Dia adalah salah satu penulis paling terkenal dalam fiksi ilmiah. Bradbury memberikan wawancara kepada Playboy pada tahun 1996 dan mendiskusikan beberapa kebenciannya terhadap hewan peliharaan. Ketakutannya terhadap mobil dapat dimengerti, karena dimulai setelah dia menyaksikan kecelakaan mengerikan ketika dia berusia 16 tahun. Setelah melihat kematian enam orang, dia mengatakan butuh beberapa bulan sebelum dia bisa kembali normal dari traumanya.
Tapi itu bukan apa-apa dibandingkan kebenciannya terhadap komputer dan internet. Dia menganggap bahwa komputer dan internet tidaklah berarti. Ketika pewawancara mengatakan bahwa komputer dan internet akan memberi orang akses ke literatur dan informasi yang belum pernah ada sebelumnya, lantas dia meresponya dengan pernyataan bahwa dia tidak punya waktu untuk hal tersebut.
5. Virginia Woolf

Referensi pihak ketiga
Beredar cerita bahwa dokternya menarik beberapa giginya dengan harapan dapat menarik keluar infeksi. Hidupnya diselingi oleh kehancuran besar dan halusinasi bahwa burung-burung di dekatnya sedang bernyanyi untuknya dalam bahasa Yunani.
Tapi Woolf berhasil melakukan suatu hal yang cukup aneh. Dia dan lima temannya mengenakan jubah, jenggot, dan wajah hitam, lalu pergi ke London untuk mempermalukan Angkatan Laut Kerajaan.
Mereka menyamar sebagai pangeran Abyssinian, kelompok kecil tersebut berhasil mendapatkan 45 menit tur kebanggaan dipandu oleh Angkatan Laut Inggris: HMS Dreadnought. Menurut Atlas Obscura, Woolf bukan hanya mempunyai kesempatan untuk mempermalukan militer, tetapi untuk membuat pandangannya sebagai seorang pasifis terkenal.

Referensi dari Grunge.com/125625/famous-authors-who-were-really-strange-people/

Popular

LOMBA MENULIS CERITA PENDEK HARI PAHLAWAN PRESENT by BELIGAT UPDATE.COM & JOLORO 72 STORE

Asiknya Mandi di Air Terjun Sando, Lubuklinggau, Sumatera Selatan

Lidah Mertua: Kumpulan Puisi yang Sangat Menggugah Hati

Kamu Adalah Pemenang Jika Berhasil Menghatamkan Sang Pemenang Berdiri Sendiri (Review Novel Karya Paulo Coelho)

13 Jenis Headline yang Mematikan dalam Copywriting