5 Fakta Dibalik Sejarah Paling Aneh Di Dunia! Nomor 5 Akan Membuatmu Tercengang!

Kadang beberapa orang mengatakan bahwa kebenaran lebih aneh daripada fiksi. Jika kamu tak percaya, coba bukalah buku sejarah dan kamu akan tahu mengapa. Terkadang, sejarah penuh dengan momen-momen aneh, dan bahkan sulit untuk mempelajari kenyataan di balik kisah-kisah aneh ini. Berikut beberapa kenyataan dibalik kejadian aneh dalam sejarah.
1. Komet Halley tahun 1910

Referensi pihak ketiga
Komet ini dinamakan demikian setelah astronom Edmond Halley menemukannya. Komet Halley hanya melewati Bumi setiap 76 tahun atau lebih. Pada tahun 1910, menurut Wired.com, penjualan teleskop meroket ketika komet mendekat. Beberapa hotel bahkan menawarkan penawaran khusus, sehingga orang dapat berkumpul di atas atap mereka untuk menyaksikan lintasan meteor.
Tentu saja, tidak semua orang senang dengan penampilan komet tersebut, karena ada beberapa orang yang percaya bahwa bintang jatuh akan mengakhiri peradaban. Ide gila ini datang dari Camille Flammarion, seorang ahli astronomi Prancis yang percaya bahwa ekor komet dengan panjang 24 juta mil itu mengandung gas cyanogen beracun yang akan melewati atmosfer dan mungkin memusnahkan semua kehidupan di planet ini."
Sayangnya, The New York Times menerbitkan sepotong teori apokaliptik Flammarion yang mendorong beberapa surat kabar lainnya ikut membuat berita demikian. Jadi selain teleskop, orang mulai mengobrak-abrik toko untuk membeli masker gas.
Akhirnya, ketika komet berlalu, masker gas tersebut terbukti benar-benar tidak berharga, karena tidak ada racun. Menariknya, Mark Twain juga meninggal ketika komet ini melintasi bumi, mengingat komet terakhir yang melintas pada tahun 1835.
2. Kunang-kunang John Glenn

Referensi pihak ketiga
John Glenn memang memegang peran penting dalam sejarah AS. Dia adalah bagian dari Mercury Seven (kelompok pertama, astronot Amerika), dan dia adalah orang Amerika pertama yang mengorbit mengelilingi Bumi. Pada 20 Februari 1962, dia naik ke Friendship Seven dan terbang melewati atmosfir Bumi. Glenn mengelilingi planet ini sebanyak tiga kali dalam waktu sekitar lima jam. Tentu saja, dia juga menghabiskan waktu untuk menyaksikan matahari terbit dan terbenam.
Ketika Glenn mengelilingi Bumi untuk kedua kalinya, dia melihat ke luar Friendship Seven dan melihat pesawatnya dikelilingi oleh lampu-lampu bersinar kecil. Saat itu tiba-tiba benda seperti kunang-kunang muncul. Glenn mengatakan kepada pusat kontrol bahwa dia dikelilingi ribuan partikel sangat kecil yang terang benderang. Dia menggambarkan mereka sebagai cahaya hijau kekuning-kuningan dan mengatakan setiap benda tersebut tampak seperti kunang-kunang pada malam yang sangat gelap.
Baik Glenn maupun NASA tidak tahu apa yang terjadi. Sementara beberapa orang menduga bahwa itu merupakan makhluk luar angkasa, astronaut percaya itu adalah semacam keajaiban. Namun, kunang-kunang ini memiliki penjelasan yang sederhana dan lebih realistis. Pesawat ruang angkasa Merkurius dilengkapi dengan ventilasi yang memproyeksikan keringat dan urin ke ruang angkasa. Ketika cairan itu tertembak dalam kehampaan, cairan itu membeku seketika, dan jika cahaya mengenai sudut yang tepat, tetesan itu akan bersinar seperti ribuan kunang-kunang celestial.
3. Kematian Edgar Allan Poe

Referensi pihak ketiga
Pada tanggal 27 September 1849, Edgar Allan Poe seharusnya melakukan perjalanan dari Richmond, Virginia, ke Philadelphia. Dia akan membantu seorang penulis mengedit beberapa puisi, tetapi Poe tidak pernah sampai ke kota tersebut. Sebaliknya, entah bagaimana dia malah tiba di Baltimore, Maryland. Tidak ada yang tahu bagaimana dia sampai di sana atau apa yang dilakukannya di sana, tetapi ketika dia ditemukan pada 3 Oktober, penulisnya sedang dalam masalah serius.
Poe ditemukan tergeletak di jalan yang disebut Gunner's Hall. Poe hampir tidak sadar dan mengenakan pakaian lain yang sudah usang. Tragisnya, Poe menghabiskan hari-hari terakhirnya entah karena tidak sadar atau mengigau. Sementara itu dia tidak pernah bisa menjelaskan apa yang telah terjadi padanya. Namun, dia terus mengulang-ulang nama Reynolds.
Poe akhirnya meninggal pada 7 Oktober. Sejak itu, ada berbagai macam teori liar tentang penyebab kematiannya, mulai dari keracunan merkuri hingga rabies. Banyak sejarawan berpikir Poe adalah korban cooping. Pada abad ke 19 penjahat yang dikenal sebagai coopers akan menangkap orang-orang dari jalanan, memukuli mereka dan membuat mereka mabuk atau mengigau. Teori cooping menjelaskan perubahan pakaian Poe dan kondisi mengigau.
4. Apa yang sebenarnya terjadi pada "Mary Celeste"

Referensi pihak ketiga
Kapal Mary Celeste dipandu oleh Benjamin Briggs. Kapal dagang itu meninggalkan New York pada November 1872. Briggs membawa serta istrinya, putrinya yang masih bayi, beberapa pelaut, dan sekitar 1.700 barel alkohol, semuanya menuju ke Italia.
Menurut buku harian Briggs, perjalanan itu menyenangkan, tetapi sebelum mereka tiba di Eropa, sesuatu yang tidak biasa terjadi. The Mary Celeste ditemukan berlayar tanpa satu orang di atas kapal. Namun, sekoci pada kapal itu hilang dan ada tali yang mengguntai dari kapal ke laut. Tidak ada tanda-tanda aneh pada kapal tersebut. The Mary Celeste tampak bagus seperti baru. Tragisnya, tidak ada yang pernah menemukan Kapten Briggs atau kru. Beberapa sejarawan menyalahkan waterspouts sehingga mereka menghilang. Sementara yang lain menganggap bajak laut, ombak raksasa, atau pelaut pemberontak. Tapi ada sedikit bukti untuk mendukung teori-teori itu.
Namun, para penyelidik abad ke-19 memang menemukan sesuatu yang aneh. Dari 1.700-aneh barel alkohol di papan, sembilan barel diantaranya sudah kosong. Bukan hanya itu, ternyata sembilan barel itu terbuat dari pohon ek merah, sementara yang lain terbuat dari putih. Seperti Brian Dunning of Skeptoid menjelaskan, white oak kedap air, sedangkan red oak berpori. Kemungkinan 300 galon alkohol merembes keluar dari tong-tong kayu ek merah dan mulai menguap di palka kapal. Khawatir alkohol bisa meledak, para pelaut berusaha melampiaskan ruangan dengan membuka pintu palka, tetapi tidak berhasil.
Karena putus asa, semua orang berkumpul di sekoci. Dengan begitu, mereka bisa menyusuri dari kejauhan, dan tidak khawatir tentang kapal tersebut berlayar pergi. Sayangnya, sebelum mereka bisa membuat rencana, tampaknya tali layar terbuka. Mary Celeste dengan cepat pergi meninggalkan sepuluh manusia yang ketakutan dan hilang di Samudra Atlantik.
5. Para malaikat Mons

Referensi pihak ketiga
Pada bulan Agustus 1914, ketika Perang Dunia I baru saja dimulai. Jerman bersiap-siap menyerang Prancis, tetapi mereka harus terlebih dahulu melewati Pasukan Ekspedisi Inggris atau British Expeditionary Force (BEF). BEF berhasil menghentikan Jerman, tetapi sayangnya mereka terpaksa mundur.
Menurut beberapa orang, Mons sebenarnya menang dari Inggris. Ketika keadaan menjadi sulit, sekelompok malaikat turun dari langit dan menghancurkan Jerman. Kisah Lama ini tersebar di seluruh Inggris, dalam buku, surat kabar, dan gereja. Kebanyakan orang Inggris dengan tulus percaya makhluk dunia lain telah muncul di Mons dengan pedang menyala.
Beberapa minggu setelah pertempuran, seorang penulis fiksi bernama Arthur Machen menulis sebuah cerita pendek berjudul The Bowmen. Dalam kisah sejarah tersebut, pemanah abad pertengahan muncul di Mons untuk membantu melawan Jerman. Pada bulan April 1915, sebuah kisah yang disebut Pasukan Malaikatditerbitkan di berbagai surat kabar dan majalah. Dalam artikel itu, dua tentara yang tidak disebutkan namanya melaporkan melihat malaikat di medan perang. Keadaan semakin membingungkan ketika The Occult Review menerbitkan kisah palsu yang menegaskan setiap prajurit di Mons telah melihat makhluk ilahi. Kemudian pada tahun 1931, Brigadir Jenderal John Charteris menerbitkan surat-surat yang ditulisnya selama perang, salah satunya menyebutkan kisah para malaikat. Tetapi para sejarawan percaya bahwa surat itu dipalsukan setelah pertempuran, untuk tujuan propaganda.

Referensi dari Grunge.com/29108/real-stories-behind-bizarre-events-history/

Popular

LOMBA MENULIS CERITA PENDEK HARI PAHLAWAN PRESENT by BELIGAT UPDATE.COM & JOLORO 72 STORE

Lidah Mertua: Kumpulan Puisi yang Sangat Menggugah Hati

Asiknya Mandi di Air Terjun Sando, Lubuklinggau, Sumatera Selatan

Kamu Adalah Pemenang Jika Berhasil Menghatamkan Sang Pemenang Berdiri Sendiri (Review Novel Karya Paulo Coelho)

Pengumuman 11 Nominasi Cerpen Terbaik Lomba Menulis Cerpen Tema Pahlawan