Kisah Pilu Perawat Australia Pada Tragedi Kapal Vyner Brooke Di Pantai Tanjung Kalian

Tak ada yang dihasilkan dari sebuah perperangan, kalah jadi abu, menang jadi arang! Sama halnya dengan kisah pilu yang terjadi pada Perang Dunia II ini. Tragedi tenggelamnya Kapal Vyner Brooke. Mungkin belum terlalu banyak orang yang mengetahui kisah pilu ini. Tapi, ini merupakan salah satu sejarah yang terletak di Indonesia bagi para praktisi kesehatan.
Berikut sekilas kisah pilu para perawat yang diperlakukan secara tidak wajar!

Referensi pihak ketiga
Saat Perang Dunia II berlangsung, Kapal Vyner Brooke ini melintasi laut antara Pulau Sumatera dan Kalimantan. Kapal ini ditumpangi puluhan perawat asli Australia dan orang-orang sakit. Pada tanggal 14 Februari 1942, kapal ini dibom oleh Jepang. Dalam hitungan menit kapal ini tenggelam ke dasar samudera.

Referensi pihak ketiga
Hal yang menjadi sorotan adalah para perawat tersebut. Tercatat 67 perawat yang menjadi korban dalam kejadian tersebut. 11 perawat gugur di lepas pantai sesaat setelah kejadian. Dua hari kemudian, beberapa perawat berhasil mencapai pantai, dan 20 perawat tersebut ditembak mati di Pantai Radji oleh Jepang. 6 perawat tewas di dalam camp tawanan Jepang di Sumatera dan Bangka. 30 lainnya berhasil selamat dan dikembalikan ke Australia setelah menjadi tawanan perang Jepang selama 3 tahun 1942-1945.

Referensi pihak ketiga
Mirisnya, kejadian yang berujung tragedi ini karena tindakan Jepang yang membabi-buta. Semua perawat yang memakai pita lengan Palang Merah menurut aturan perang, seharusnya mereka memiliki status dilindungi sebagai non-kombatan oleh konvensi dari bangsa-bangsa yang beradab. Tapi, hal tersebut tidak demikian. Para perawat yang mengenakan pita lengan Palang Merah tersebut berharap mendapat perlakuan khusus, tapi harapan mereka pupus setelah mereka bersusah payah menyelamatkan diri hingga ke Pantai Tanjung Kalian, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Bangka Belitung.

Referensi pihak ketiga
Kapal Vyner Brooke yang karam, akhirnya ditemukan berada di Pantai Tanjung Kalian. Karena tragedi ini, beridiri kokoh monumen penghargaan dari pemerintah Australia untuk mengenang para perawat mereka yang menjadi korban dari Jepang. Detail kisah pilu ini semua tertulis di monumen tersebut.

Referensi dari:
Muntokvolunteers.wordpress.com/2017/02/14/akhir-pelayaran-kapal-vyner-brooke/amp/
Detik.com/news/berita/3236562/kisah-pilu-perang-dunia-ii-di-balik-keindahan-pantai-tanjung-kalian

Popular

LOMBA MENULIS CERITA PENDEK HARI PAHLAWAN PRESENT by BELIGAT UPDATE.COM & JOLORO 72 STORE

Asiknya Mandi di Air Terjun Sando, Lubuklinggau, Sumatera Selatan

Lidah Mertua: Kumpulan Puisi yang Sangat Menggugah Hati

Kamu Adalah Pemenang Jika Berhasil Menghatamkan Sang Pemenang Berdiri Sendiri (Review Novel Karya Paulo Coelho)

Pengumuman 11 Nominasi Cerpen Terbaik Lomba Menulis Cerpen Tema Pahlawan