Lubuklinggau, Dulu, Sekarang Dan Yang Akan Datang

Lubuklinggau
Kau adalah teman setia.
Setiap pada tempatnya.
Kini aku merindu, dengan bau
dan semua perlakuanmu.

Lubuklinggau
Kau adalah sari-patiku dan ini adalah petuahku.
Dengan sabar dan bijaksana, kau ajari aku.
Aku yakin kau tak akan merasa sepi,
ada berjuta anak yang bisa kau ajari.

Lubuklinggau
Walau umurmu semakin menua,
semangat majumu tetap membara.
Tahun demi tahun, kau telah berkembang,
mekar mewangi, mengundang kumbang.

Lubuklinggau
Kau mencinta,
tapi tak haus akan cinta;
Oh, sungguh budimu cantik nian,
tak 'kan terbalas hingga akhir zaman.

Terima kasih untuk semua waktumu;
untuk tempat yang tak membisu;
atas udara, air dan tanah suburmu;
dengan bukit, danau dan peson alammu;
Itulah kau,

Lubuklinggauku.

######################
Selamat HUT ke-15
Ayo Ngelong Ke Lubuklinggau

Comments

Popular

Hujan Turun dari Bawah: Puisi yang Hidup nan Berwarna

Bukit Sulap dan Hikayat Putri yang Hilang

AKU (TAK) MEMILIH

Asiknya Mandi di Air Terjun Sando, Lubuklinggau, Sumatera Selatan