WAKTU YANG TAK BERKARAT



45. Aku mungkin bukan seorang  traveller sjati. Tpi aku berusaha menjadikan itu nyata dgn smwa kesempatan yg tuhan berikan padaku melalui klalaianku.

Kawan, dalam suatu perjalanan minimal kita mengharapkan bisa lancar hingga tiba di tujuannya. Tapi kita tidak akan tahu persis apa yang akan terjadi nantinya. Come on guys, kamu hanya bisa menerka saja dengan beberpa pilihan.

Tak perlu takut dan khawatir dengan apa yang akan terjadi dalam perjalanan nantinya. Yang perlu kamu persiapkan adalah mental dan fisikmu, jika dalam perjalanan nanti menemui masalah ataupun kendala. Don’t crying guys. Calm down. Cari solusinya dan terus bergerak.

Seorang traveler sejati, bisa dikatan adalah seorang yang pemberani. Mengapa demikian, karena bagi seorang traveler, I should survive what will happen next. Mereka telah menyiapkan diri untuk segala kemungkinan dan mereka pastinya terus mencoba melewati hingga sampai pada tujuan mereka.

Sama halnya dengan hidup di bumi ini kawan. Hidup di bumi ini adalah bagai seorang traveler, hidup di bumi ini hanyalah sebatas perjalanan sementara, tidak abadi. Yang menjadi tujuan kita adalah akhirat nanti. Nah disetiap harinya kita hanya bisa menerka apa yang akan terjadi, dan sejatinya kita tidak akan tahu persis apa yang akan terjadi, yang bisa kita lakukan adalah SURVIVE, life must go on guys!


Teruslah hidup hingga akhir hayat, hingga maut menjerat dan demi waktu yang tak berkarat.

Popular

13 Jenis Headline yang Mematikan dalam Copywriting

Asiknya Mandi di Air Terjun Sando, Lubuklinggau, Sumatera Selatan

MAU HIDUP ABADI? MENJADI NARABLOG JAWABANNYA!

Bukit Sulap dan Hikayat Putri yang Hilang

Berimajinasi Bersama Novel Anti-Mainstream: Curriculum Vitae