Barzah mauku



Barzah mauku
tak bernafas,
Jangan!
tapi mau,
Hilang semua asa hidup,
entah itu Matahari runtuh,
Ataupun Bulan yang lebur,
ataupun hujan Bintang,
Bukan untuk yang pertama,
berharap waktu yang terakhir,
Penantian takkan lebur,
hingga aku tak tau,
Tempat gelap nan sempit,
dan berzah mauku.

Comments

Popular

Hujan Turun dari Bawah: Puisi yang Hidup nan Berwarna

Bukit Sulap dan Hikayat Putri yang Hilang

AKU (TAK) MEMILIH

Bujang Gadis Bule Pakle - Perfect Strangers